Profile Portugal di Piala Dunia 2018

Salah satu kandidat kuat diajang Piala Dunia yang satu ini menurut tim redaksi Agen Piala Dunia memang selalu menjadi bahan perhitungan bagi para lawannya saat menghadapi salah satu wakil tanah Eropa dalam laga apapun.

Tim yang dihuni oleh cukup banyak pemain bintang terutama adanya sosok peraih 5 gelar pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo menjadi tim berjulukan Selecao ini selalu menjadi momok bagi para lawan baik para raksasa terutama para tim medioker.

Dukung Portugal di Piala Dunia 2018 dengan cara pasang taruhanmu di Agen Judi Bola Terpercaya!

Sejak bergabung dengan federasi sepakbola dunia (FIFA) memang baru terlihat sejak tahun 2002 yang hingga saat ini tim selalu tidak pernah absen dalam mengikuti ajang 4 tahunan ini.

Namun meski diisi oleh cukup banyak pemain bintang langkah Portugal tidak semulus yang seperti layaknya tim besar seperti Brasil, Argentina, Perancis dan tim lainnya yang terlihat dari paling jauh saat tim menduduki juara 4 pada Piala Dunia 2006 silam di Jerman sebelum harus takluk oleh Perancis denga skor tipis 1-0.

Bergeser sedikit tim besutan pelatih Fernando Santos sendiri terbilang cukup brilian saat tampil di ajang Euro, sejak tahun 1996 tim selalu tidak pernah absen hingga pada tahun 2016 silam di Perancis. Dengan catatan dari 7 kali tampil tim sukses raih 1 gelar juara tahun 2016, 1 runner-up tahun 2004, 2 posisi 3 tahun 2000 dan 2012 dan 2 kali masuk kebabak perempat final tahun 1996 dan 2008.

Catatan tersebut pastinya tidak bisa dianggap remeh bagi para kandidat piala dunia lainnya untuk bisa berjalan mulus nantinya.

Jika melihat performa Portugal pastinya semua netizen sepakbola langsung mengarah dengan keseimbangan dari komposisi pemain yang ada karena seperti yang diketahui pastinya dari tahun ketahun Selecao selalu lemah di sektor kiper jika dibandingkan dengan sektor bek, gelandang terlebih penyerang.

Dengan adanya perpaduan antara pemain muda dan pemain yang sudah berumur seperti bek Bruno Alves yang berusia 36 tahun dan lini depan Ricardo Quaresma yang sudah berusia 34 tahun diharapkan bisa menjadi mentor bagi para pemain muda saat laga.

Melihat catatan pertandingan yang dilakukan Portugal hingga jelang pagelaran Piala Dunia 2018 bisa terbilang cukup bagus, sejak 3 Juni 2017 silam tim tidak terkalahkan hingga pada akhirnya kalah saat berhadapan dengan Belanda pada 26 Maret 2018 lalu dengan skor mencolok 0-3.

Dari kondisi tersebut pelatih Santos mengharapkan Portugal pada tahun ini bisa memberikan perlawanan lebih setidaknya melewati babak perempat final, karena disisi lain sang mega bintang CR7 memang sudah tidak muda lagi yang sudah menginjak usia 33 tahun dan mungkin ini merupakan tahun terakhir dirinya untuk bisa unjuk kebolehan.

Atau bahkan bisa menyamai torehan pada tahun 1966 silam yang saat itu sukses menduduki posisi 3 saat pagelaran Piala Dunia si Inggris.

Pada 2017 silam Portugal sendiri melakukan debutnya diajang Piala Konfedersi jelang Piala Dunia dengan mampu menduduki juara 3, yang saat itu diikuti tuan rumah Rusia, serta para kampiun dari berbagai ajang seperti Jerman, Australia, Cili, Meksiko, Selandia Baru, dan Kamerun.

Jika melihat kesempatan berikutnya Ronaldo diprediksikan akan sangat sulit untuk memberikan penampilan terbaiknya karena sudah menginjak usia 37 tahun yang sudah mendekati masa pensiun.

Bintang yang membela Real Madrid tersebut tercatat sebagai legenda hidup Portugal hingga saat ini dengan memegang gelar pencetak gol terbanyak dengan 81 gol (Sumber data resmi live score Asianbookie) dan pemain dengan penampilan terbanyak dengan 149 caps.

Portugal sendiri berada di grup B bersama dua tim underdog Iran dan Maroko serta satu lawan berat timnas Spanyol. Dan tim akan langsung berhadapan dengan tim berjuluk La Furia Roja tersebut di laga kedua grup B pada 16 Juni mendatang.

CR7 dan kolega melaju keputaran final Piala Dunia setelah menjadi pemuncak klasemen grup B kualifikasi Piala Dunia zona Eropa dengan keunggulan selisih gol dari posisi 2 Swiss.